Showing posts with label Bahasa. Show all posts
Showing posts with label Bahasa. Show all posts

Wednesday, March 23, 2016

Intermezzo Bahasa Jawa Lebih Simple VS Bahasa Inggris

Dalam penjabaran Bahasa Jawa lebih spesifik sebagai contoh humor tentang padi yang dibahas sebelumnya, akan tetapi untuk penyebutan beberapa tindakan Bahasa Jawa lebih simple dibandingkan dengan Bahasa Inggris. bahasa Jawa bahkan lebih ringkas namun mewakili detail daripada bahasa Inggris!

Dibawah ini hanyalah sebagian contoh bahwa bahasa Jawa lebih ringkas daripada bahasa Inggris:

 1. Walk slowly on the edge (side)of the road = "MLIPIR"

2. Falling backward and then hit own head = "NGGEBLAK"



3. Falling/tripping forward (and may hit own face) = "KEJLUNGUP"

4. Smearing one’s body with hot ointment or liquid and then massaging it = "mBLONYOHI"

5. Riding an old bicycle = "NGONTHEL"

6. Got hit by truck that is moving backward = "KUNDURAN TRUK"

7. Hot pyroclastic cloud rolling down a volcano = "WEDHUS GEMBEL"

8. A small,sharp thing embedded inside one’s skin = "SUSUBEN/KETELUSUPEN"

9. Thing getting out from a container accidentally because of gravity = "mBROJOL"

10. Get hit by thing collapsing on top of one’s head/body = "KAMBRUKAN"

11. Drinking straight from the bottle without using the glass,where whole bottletip gets into the mouth = "NGOKOP"

12. Difficult to open eyes because something is shining very bright = "BLERENG"

13. Hanging on tightly to something in order to be inert = "GONDHELAN"

14. Falling/tripping accidentally because of a hole = "KEJEGLONG"

15. Being over active carelessly = "PECICILAN"

16. Felling unwell because of cold temperature = "KATISEN/KADEMEN"

17. Releasing “wind” from the body thru a coin drawn acrossthe skin’s surface = "KEROKAN/KERIKAN"

18. Finding by accident something good or useful without looking for it = "NDILALAH"

19. Expression or gesture due to a sudden appearance (of something)= "MAK JEGAGIK / MAK BEDHUNDUK / UJUG -UJUG"

20. Water come out from your mouth = "NGECESS"

21. A lot of water come out from your skin = "GEMBROBYOS"

22. Doing something with your finger = "UTAK – UTIK / UTEK – UTEK"

23. Have something between your teeth = "SELILITAN"

24. Accidentally poke your eyes = "KECULEK"


Semoga Bermanfaat dan Menghibur,

Nuwun



sumber

Monday, March 21, 2016

Humor Bahasa Jawa Lebih Tinggi VS Bahasa Inggris

Ada orang bule datang ke pondok pesantren, dan bertanya kepada kiai nya

Bule : "Kenapa kiai kalau mengajar, kitabnya masih menggunakan Bahasa Jawa? Di zaman globalisasi ini kenapa tidak ditingkatkan dengan menggunakan Bahasa Inggris?"

Kiai  : "Karena kalau diajarkan dalam Bahasa Inggris, tidak akan mampu menafsirkan semua kosakata dalam Kitab Suci Alquran maupun hadis, lha Bahasa Inggris itu sangat sederhana. Bahasa Jawa itu bahasa yang sangat kaya dan sangat kompleks."

Rupanya si bule tadi merasa tersinggung mendengar penjelasan sang kiai yang mengatakan Bahasa Inggris tidak mampu menafsirkan dan kalah dengan Bahasa Jawa.

Bule : "Bagaimana anda bisa mengatakan Bahasa Jawa itu Bahasa yang sangat kaya dan sangat kompleks, serta bisa menjadi Bahasa pengetahuan? Padahal faktanya selama ini, Bahasa Inggris lah yang paling kompleks!"

Kiai : "Tidak! Bahasa Inggris itu memang sangat-sangat sederhana. Saya kasih contoh, coba anda lihat! Itu yang berwarna kuning keemasan yang ada di sawah. Orang Inggris menyebutnya apa?"

Bule : "Rice!"

Kiai : "Orang di sini menyebutnya PARI atau PANTUN (PADI).
Padi itu kalau dipanen namanya GABAH, sedangkan Inggris menyebutnya RICE
GABAH itu kalau diambil satu biji itu namanya LAS, tapi orang Inggris tetap menyebutnya RICE. 
GABAH kalau sudah terkelupas kulitnya dinamakan WOS/BERAS, orang Inggris tetap menyebut RICE. 
BERAS padi kalau patah 2 atau 3 namanya MENIR, orang Inggris tetap menyebutnya RICE
BERAS kalau sudah dimasak namanya SEGO atau SEKUL (NASI), orang Inggris masih saja menyebutnya RICE. 
NASI kalau cuma 1 butir namanya UPO, lagi-lagi orang Inggris menyebutnya RICE.
NASI yang dimasak sedikit lebih lama, bagian bawahnya dinamakan INTIP atau KERAK, Inggris masih menyebut RICE. 
NASI yang sudah kering namanya KARAK, Inggris tetap menyebutnya RICE. 
Dari 1 kosakata saja penafsiran namanya bisa bermacam-macam, sedangkan Bahasa Inggris tidak bisa menafsirkan tersebut. Apa Bahasa Jawa ini tidak lebih tinggi dan sangat-sangat kompleks dibandingkan Bahasa Inggris yang sederhana tersebut?

Si Bule : "Iyeesss"

Dari sedikit potongan cerita diatas orang JAWA khususnya dan orang INDONESIA umumnya tak perlu minder dan malu untuk tetap melestarikan Bahasa dan berbagai macam adat-adatnya. Tak perlu ragu dan malu dibilang tidak GAUL karena melestarikan Bahasa JAWA, toh nyatanya Bahasa JAWA memiliki keaneka ragaman yang tidak bisa dijelaskan oleh Bahasa Inggris. dan Silahkan pahami pesan moral di dalam cerita humor itu.

Semoga Bermanfaat dan Menghibur, Terimakasih

sumber


Tuesday, March 8, 2016

Arti aksara Jawa HANACARAKA

1. Ha-nanira Sejatine Wahananing Hyang,
(Asalmu karena kehendak Allah)

2. Na-dyan ora kasat-kasat pasti ana,
(Walaupun tidak nampak tetapi ada)

3. Ca-reming Hyang yekti tan ceta wineca,
(Allah yang Kuasa tidak bisa ditebak / dinyatakan)

4. Ra-sakena rakete lan angganira,
(Rasakan dalam tubuhmu)

5. Ka-wruhana ywa kongsi kurang weweka,
(Ketahui sampai kurang waspada)

6. Da-di sasar yen sira nora waspada,
(Jadi salah kalau kurang waspada)



7. Ta-matna prahaning Hyang sung sasmita,
(Nyatakan Allah memberi petunjuk)

8. Sa-smitane kang kongsi bisa karasa,
(Petunjuk sampai bisa merasakan)

9. Wa-spadakna wewadi kang sira gawa (sipat Rasul / Muhammad),
(Waspadalah rahasia yang kau bawa (sifat Rasul/Muhammad))

10. La-lekna yen sira tumekeng lalis (sekarat) (5)
(Lupakan sampai sekaratil maut (menjelang ajal/koma))

11. Pa-ti sasar tan wun manggya papa,
(Mati yang salah menjadi susah)

12. Da-sar beda lan kang wus kalis ing goda; (Islam / Ma’rifat),
(Dan beda bagi yang tidak tergoda (Islam/Mari’fat))

13. Ja-ngkane mung jenak jenjeming jiwarja,
(Tujuannya hanya tentram jiwanya)
14. Yi-tnanana liyep luyuting pralaya (angracuta yen pinuju sekarat),
(At’tauhid atau khusyuk waktu sekaratil maut)

15. Nya-ta sonya nyenyet labeting kadonyan,
(Ternyata sepi (hilang) sifat dunia)

16. Ma-dyeng ngalam paruntunan (?) aywa samar,
(Dalam alam barzah ternyata samar / gaib)

17. Ga-yuhane tanalijan (tan ana lijan) mung sarwa arga,
(Tujuan tidak lain hanya satu)

18. Ba-li Murba Misesa ing njero-njaba (Widhatulwujud, Esa, Suwiji),
(Pulang menguasai Lahir Batin (Esa))

19. Tu-kulane wida darja tebah nista,
(Tumbuhnya benih menjauhkan aniaya)

20. Nga-rah-arah ing reh mardi-mardiningrat.
(Hati-hati manuju jalan kedunia)


Sumber buku Wedaran Wirid I, Ki R.S. Yoedi Parto Yoewono. Surabaja : Djojobojo, 1962-64